TBNEWSPOLRESJENEPONTO.COM, Jeneponto – Komitmen untuk menekan angka stunting terus digalakkan oleh aparat keamanan bersama pemerintah daerah di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan.
Terbaru, Badan Penasihat Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Desa Boronglamu, Aiptu Irsan Nusu, menghadiri Rapat Rembuk Stunting di Kantor Desa Boronglamu, Kecamatan Arungkeke, Selasa (7/7/2026) pagi.
Kegiatan yang dimulai pada pukul 10.00 WITA ini fokus membahas penanganan dan pencegahan stunting secara dini. Berdasarkan data pemetaan desa setempat, saat ini tercatat ada 4 anak yang menjadi fokus perhatian dalam program penanggulangan tersebut.

Kapolres Jeneponto, AKBP Haryo Basuki, S.IK., M.H., menyampaikan bahwa kehadiran personel Polri di tengah masyarakat merupakan wujud dukungan nyata terhadap program nasional dalam menciptakan generasi emas yang sehat.
“Kami berkomitmen mendukung penuh pemerintah desa dan instansi kesehatan untuk memastikan pemenuhan gizi anak-anak di wilayah hukum Polres Jeneponto berjalan maksimal,” ujar AKBP Haryo Basuki dalam keterangan resminya.
Rapat koordinasi penting ini juga dihadiri langsung oleh pemangku kepentingan strategis di tingkat kecamatan dan desa.
Mereka yang hadir antara lain:
Camat Arungkeke, Ramis, S.P., M.A.P.
Kepala Desa Boronglamu, Ridwan
Ketua BPD Desa Boronglamu, Amir
Kepala Puskesmas Arungkeke, Nurwahida, Shm
Para Kepala Dusun serta Kader Kesehatan se-Desa Boronglamu
Dalam rembuk tersebut, disepakati sejumlah langkah strategis. Mulai dari optimalisasi peran posyandu, pemberian makanan tambahan, hingga edukasi gizi bagi ibu hamil dan menyusui.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar hingga selesai. Sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu membawa Desa Boronglamu bebas dari ancaman stunting.


















